Kamis, 24 Maret 2011

TEORI KINETIK GAS

TEORI KINETIK GAS


Model Gas Ideal

1.Terdiri atas partikel (atom atau molekul) yang jumlahnya besar
2.Partikel-partikel tersebut tersebar merata dalam seluruh ruang
3.Partikel-partikel tersebut bergerak acak ke segala arah
4.Jarak antar partikel jauh lebih besar dari ukuran partikel
5.Tidak ada gaya interaksi antar partikel kecuali bila bertumbukan
6.Semua tumbukan (antar partikel atau dengan dinding) bersifat lenting sempurna dan terjadi dalam waktu yang sangat singkat
7.Hukum Newton tentang gerak berlaku

  Seorang ilmuwan Inggris, Robert Boyle (1627-1691) mendapatkan bahwa jika tekanan gas diubah tanpa mengubah suhu, volume yang ditempatinya juga berubah, sehingga perkalian antara tekanan dan volume tetap konstan.


P1 V1 = P2 V2 =  C



Persamaan Keadaan Gas Ideal



P.V = n . R . T



n = N/NA


P = Tekanan gas [N.m-2]
V = Volume gas [m3]
n = Jumlah mol gas [mol]
N = Jumlah partikel gas
NA = Bilangan Avogadro = 6,02 x 1023
R = Konstanta umum gas = 8,314 J.mol-1 K-1 atau   0,0821 atm liter/mol.K
T = Temperatur mutlak gas [K]