- Dua buah benda bermassa 2 kg bergerak saling mendekati dengan kelajuan masing-masing 10 m/s dan 5 m/s. Setelah tumbukan, kedua benda menjadi satu. Tentukan kecepatan kedua benda itu sesaat setelah tumbukan.
- Bola bermassa 150 gram bergerak ke kanan dengan kelajuan 20 m/s menumbuk sentral bola lain bermassa 100 gram yang mula-mula diam. Jika tumbukannnya lenting sempurna, berapakah kecepatan masing-masing bola setelah tumbukan?
- Sebuah bola bermassa 2 kg bergerak dengan kelajuan 8 m/s menumbuk lenting sempurna bola lain bermassa 3 kg yang sedang bergerak dengan kelajuan 5 m/s. Hitunglah kecepatan bola setelah tumbukan jika kedua bola (a) bergerak searah (b) bergerak berlawanan arah.
- Sebuah bola bermassa 2 kg yang bergerak dengan kecepatan 10 m/s menabrak bola lain yang sedang bergerak searah dengan kecepatan 3 m/s dan bermassa 5 kg. Setelah tumbukan, kedua bola bergerak bersama. (a) Berapakah kelajuan kedua bola setelah tumbukan? (b) Berapakah pengurangan energi kinetik pada saat tumbukan?
- Sebuah balok bermassa 5,92 kg mula-mula diam di atas lantai horizontal. Sebutir peluru bermassa 80 gram menumbuk balok, kemudian bersarang di dalam balok. Energi kinetik yang hilang selama proses tumbukan adalah 675 J. Tentukan kelajuan peluru sesaat sebelum tumbukan.
- Sebuah ayunan balistik bermassa 4 kg digantung vertikal. Sebuah peluru bermassa 25 gram menumbuk ayunan dan bersarang di dalamnya hingga titik pusat massanya naik setinggi 40 cm. Tentukanlah kecepatan peluru saat menumbuk ayunan.
- Peluru dengan massa 25 g dan kecepatan 1200 m/s mengenai dan menembus sebuah balok dengan massa 125 kg yang diam di bidang datar tanpa gesekan. Kecepatan peluru setelah menembus balok 200 m/s. Berapakah kecepatan balok yang tertembus peluru?
Minggu, 27 November 2011
SOAL IMPULS DAN MOMENTUM
Rabu, 16 November 2011
SOAL USAHA DAN ENERGI
1. Sebuah benda meluncur di atas papan kasar sejauh 5 m, mendapat perlawanan gesekan dengan papan sebesar 180 newton. Berapa besarnya usaha dilakukan oleh benda tersebut ?
2. Gaya besarnya 60 newton bekerja pada sebuah gaya . Arah gaya membentuk sudut 30o dengan bidang horizontal. Jika benda berpindah sejauh 50 m. Berapa besarnya usaha ?
3. Berapa besar gaya diperlukan untuk menahan 2 kg benda, tetap 1,5 m di atas lantai dan berapa besar usaha untuk menahan benda tersebut selama 5 detik ?
( g = 9,8 m/s2)
4. Benda massanya 5 kg, jatuh dari ketinggian 3 m di atas tanah ( g = 9,8 m/s2) Berapa energi kinetik benda pada saat mencapai tanah ?
5. Benda massanya m kg bergerak di atas papan kasar dengan kecepatan 10 m/s. Jika besarnya koefisien gesekan 0,25. Hitunglah waktu dan jarak yang ditempuh benda setelah benda berhenti (g = 10 m/s2)
6. Sebuah bom yang massanya m kg ditembakkan dengan kecepatan 600 m/s oleh meriam yang panjangnya 6 m. Berapa besar gaya yang diperlukan untuk menembakkan bom tersebut ?
7. Gaya besarnya 80 newton bekerja pada benda massanya 50
kg. Arah gaya membentuk sudut 30o dengan horizontal. Hitung kecepatan benda setelah berpindah sejauh 10 m.
8. Benda beratnya w Newton (g = 9,8 m/s2) mula-mula dalam keadaan diam. Gaya besarnya 10 newton bekerja pada benda selama 5 detik. Jika gaya telah melakukan usaha sebesar 2500 joule, berapa w dan berapa besarnya daya dalam watt dan HP.
9. Benda yang massanya 2 kg sedang bergerak. Berapa besar usaha untuk :
a. menaikkan kecepatan benda dari 2 m/s menjadi 5 m/s
b. menghentikan gerak benda yang kecepatannya 8 m/s (g = 9,8 m/s2)
10. Kereta api beratnya 196.000 newton bergerak dengan kecepatan 54 km/jam. Kereta api itu dihentikan oleh rem yang menghasilkan gaya gesek besarnya 6000 newton. Berapa besar usaha gaya gesek dan berapa jarak ditempuh kereta api selama rem, bekerja (g = 9,8 m/s2)
11. Sebuah batu massanya 0,2 kg ( g = 9,8 m/s2) dilemparkan vertikal ke bawah dari ketinggian 25 m dan dengan kecepatan awal 15 m/s. Berapa energi kinetik dan energi potensial 1 detik setelah bergerak ?
12. Di dalam suatu senapan angin terdapat sebuah pegas dengan konstanta pegas 25.000 dyne/cm. Ketika peluru dimasukkan, per memendek sebanyak 2 cm. Hitunglah berapa kecepatan peluru ketika keluar dari senapan itu. Gesekan peluru dengan dinding senapan diabaikan, massa peluru 5 gram.
13. Sebuah benda dijatuhkan bebas dari ketinggian 200 m jika gravitasi setempat 10 m/s2 maka hitunglah kecepatan dan ketinggian benda saat Ek = 4 Ep
14. Sebuah peluru massa 10 gram mengenai paha dan menembus sedalam 3 cm dengan kecepatan 600 m/s. Hitunglah gaya yang diderita paha tersebut.
Rabu, 09 November 2011
Medan Magnet (2)
1. Besarnya induksi magnetik di titik yang berjarak 2 cm dari kawat lurus yang
Panjang dan berarus listrik 30 ampere adalah………
a. 3 . 10 -4 Weber/m2 d. 6 . 10 –4 Weber/m2
b. 3 . 10 –2 Weber/m2 e. 3 . 10 –1 Weber/m2
c. 6 . 19 –3 Weber/m2
2. Sebuah titik berada di dekat penghantar lurus panjang berarus listrik.Jika jarak
Titik ke penghantar dilipatduakan sedang kuat arusnya dijadikan setengah kali
Semula, maka induksi magnetik di titik tersebut menjadi……
a. ¼ kali semula d. 2 kali semula
b. ½ kali semula e. 4 kali semula
c. Tetap
3. Sebuah kawat lurus yang panjang berarus listrik 10 A.Sebuah titik berada 4 cm
Dari kawat. Jika uo = 4 Pi . 10-7 Wb/A.m maka kuat medan magnet di titik
Tersebut adalah…….
a. 0,5 . 10-4 Wb/m2 d. 4,0 . 10-4 Wb/m2
b. 1,0 . 10-4 Wb/m2 e. 5,0 . 10-4 Wb/m2
c. 3,14 . 10-4 Wb/m2
4. Suatu kawat berbentuk lingkaran dialiri arus listrik I, diameter d. Jika diameter
Kawat menjadi ½ d aus listrik menjadi 21, maka perbandingan besar induksi magnet di pusat sebelum dan sesudah diubah adalah…….
a. 1 : 1
b. 1 : 2
c. 1 : 4
d. 2 : 1
e. 4 : 1
5. Elektron yang bergerak dengan kecepatan 5.104 m/s sejajar dengan kawat berarus 10 A. Pada jarak 1 cm dari kawat akan mendapat gaya (e=1,6.10–19 C dan m0/4p = 10–7 Wb/A.m …..
a. 3,2.10–18 N
b. 1,6.10–18 N
c. 1,6.10–20 N
d. 8.10–21 N
e. 8.10–20 N
6. Suatu partikel alpha ( m = 6,4.10-27 kg dan q = 3,2.10-19 C) bergerak tegak lurus terhadap medan magnet B yang arahnya masuk bidang gambar. Jika B = 0,5 T dan kecepatan partikel 4. 103 m/s, maka tentukan jari-jari lintasannya !
7. Sebuah partikel bermuatan + 8 μC bergerak sejajar dengan kawat berarus listrik 10 A. Jika jarak partikel ke kawat 5 cm dan laju pertikel 5 m/s searah arusnya, maka tentukan besar dan arah gaya yang dialami partikel !
Selasa, 01 November 2011
SOAL MEDAN MAGNETIK
MEDAN MAGNETIK
1. Berapakah besar induksi magnetic sebuah titik yang berjarak 40 cm dari sebuah kawat lurus yang dialiri arus sebesar 3 A? (μo = 4π x 10-7 Wb/Am)
2. Induksi magnet di pusat kawat melingkar bersrus 15 A dan terdiri atas 6 lilitan adalah 2π x 10-5 tesla. Berapa cm jari-jari kawat tersebut?
3. Sebuah solenoida yang panjangnya 30 cm dan diameternya 2 cm terdiri atas 2400 lilitan. Jika solenoida dialiri arus 5 A, berapakah besar induksi magnetic di pusat solenoida?
4. Sebuah toroida dengan jari-jari 30 cm dialiri arus listrik 0,9 A. Induksi magnetic pada sumbu torida sebesar 21 x 10-6 T. Berpakah jumlah lilitan toroida tersebut?
5. Suatu kawat lurus dialiri arus sebesar 10 A dan besar induksi magnetic 10-2 T, jika panjang kawat 0,1 m, berapakah besar gaya Lorentz yang bekerja pada kawat tersebut jika kawat tersebut miring 30o terhadap medan magnet?
6. Berapakah induksi magnetic di titik P pada gambar di bawah, jika kedua kawat dialiri arus yang sama masing-masing 20 A dan jarak kedua kawat 8 cm?
P 2 cm
7. Kumpulan bentuk segi empat dengan panjang 12 cm dan lebar 10 cm terdiri atas 80 lilitan dan dialiri arus 4 A.. Kumparan berada dalam medan magnet 0,25 T. besar momen kopel (torsi) yang dialami kumparan adalah ….
8. Berapa besar gaya yang dialami oleh sebuah electron yang bergerak dengan kelajuan 1,5 x 106 m/s memasuki suatu medan magnet dengan induksi magnetic 2 x 10-3 T jika arah kecepatnnya tegak lurus dengan arah medan magnetic? (qe = 1,6 x 10-19 C)
9. Dua kawat lurus panjang sejajar masing-masing dialiri arus sebesar 8 A dan 12 A dengan arah yang berlawanan. Kedua kawat terpisah sejauh 16 cm. Tentukan besar induksi magnetic pada suatu titik di tengah-tengah garis hubung kawat tersebut!
10. Dua kawat yang lurus dan sejajar masing-masing dialiri arus 20 A dan 30 A. kedua kawat terpisah pada jarak 25 cm. Pada jarak berapa dari kawat 20 A induksi magnetic di suatu titik bernilai nol?
11. Pada gambar di bawah menunjukkan tiga kawat sejajar yang dialiri arus listrik. Tentukan besar dan arah gaya Lorentz per satuan panjang pada kawat : (a) A, (b) B
A B C 5 cm 10 cm
4 A 6 A 8 A
12. Pada gambar di bawah kawat ab panjang dialiri arus sebesar 8 A dan kawat persegi panjang klmn dlalui arus sebesar 3A. Tentukan besar dan arah gaya yang dialami kawat persegi panjang klmn!
a 15 cm k l
25 cm
n m
b 3 cm
13. Sebuah kumparan kawat 40 lilitan terletak mendatar di atas permukaan meja. Luas bidang kumparan 250 cm2 , Kumparan dialiri arus 30 A. Tentukan momen kopel yang ditimbulkan oleh medan magnetic sebesar 80 x 10-3 T, jika garis-garis medan magnetic itu : (a) sejajar dengan permukaan meja, (b) membuat sudut 60o terhadap permukaan meja!
Rabu, 26 Oktober 2011
SOAL GERAK MELINGKAR
LATIHAN SOAL GERAK MELINGKAR
1. Sebuah anak berlari mengitari sebuah lingkaran dalam waktu ¼ jam dan ia dapat melakukan 75 putaran. Tentukanlah periode dan frekuensinya.
2. Sebuah benda bergerak melingkar beraturan dengan jari-jari 4 meter, dalam waktu 2 sekon mengalami perpindahan sudut sebesar 1/6 putaran. Tentukanlah: (a) perpindahan sudutnya jika dinyatakan dalam derajat dan radian. (b) periode dan frekuensinya, (c) kecepatan sudut, (d) kelajuan linear.
3. Sebuah roda sepeda yang memiliki jari-jari 26 cm diputar melingkar beraturan. Kelajuan linear pentil pada roda itu adalah 1,3 m/s. (a) Berapakah kecepatan sudutnya? (b) Berapakah frekuensi putaran roda itu?
4. Sebuah dinamo yang diameter penampangnya 20 cm berputar pada 150 rpm. Hitunglah (a) frekuensinya, (b) periodenya, (c) kecepatan sudutnya, (d) kelajuan linear sebuah titik pada sisi penampang dinamo itu.
5. Sebuah piringan hitam memiliki garis tengah 30 cm berputar melalui 240º. Berapa jauh jarak yang ditempuh oleh sebuah titik yang terletak pada tepi piringan hitam?
6. Sebuah roda berjari-jari 0,5 m bergerak dari keadaan diam hingga pada saat t = 5 s kecepatan sudutnya 15 rad/s. Tentukan: (a) besar percepatan total, (b) sudut yang dibentuk antara percepatan total terhadap arah radial.
7. Sebuah gabus bermassa 50 gram diikat dengan tali yang panjangnya 1 meter kemudian diputar horisontal hingga bergerak melingkar beraturan. Dalam waktu 10 s, terjadi 50 putaran. Tentukan (a) kelajuan linear, (b) percepatan sentripetal, (c) tegangan tali.
8. Sebuah mobil bermassa 60 kg pada sebuah tikungan melaju pada 72 km/jam. Berapakah besar gaya yang mempengaruhi gerak mobil itu jika jari-jari tikungan 400 m?
9. Roda A (r = 4 cm) dan roda B (r = 10 cm) bersinggungan, sedangkan roda B dihubungkan dengan roda C (r = 3 cm) menggunakan sebuah sabuk. Bila roda A diputar searah jarum jam dengan kecepatan sudut 15 rad/s, berapakah kelajuan linear roda C dan ke mana arah putarannya?
10. Sebuah mesin penggilingan padi menggunakan 2 roda yang dihubungkan dengan sabuk. Roda yang lebih kecil yang berjari-jari 5 cm diputar mesin pada 120 rad/s. (a) berapakah kelajuan linear kedua roda itu? (b) jika jari-jari roda yang lebih besar 16 cm, berapa rpm roda akan berputar?
Senin, 24 Oktober 2011
SOAL LISTRIK STATIS
LATIHAN FISIKA LISTRIK STATIS
1. Sebuah muatan A sebesar + 30 C ditempatkan pada garis penghubung antara 2 muatan B (-20 C) dan C (-50 C). A berada 2 cm dari B dan 2 cm dari C. Hitung gaya yang bekerja pada A!
2. Titik A dan B masing-masing muatannya -50 μC berada pada jarak 5 cm satu sama lain di udara. Berapakah resultan gaya-gaya yang bekerja pada sebuah muatan sebesar +10 μC yang berada pada jarak 5 cm dari A dan 5 cm dari B?
3. Dua titik A dan B berada pada jarak 7 cm satu sama lain. A bermuatan +9 μC dan B bermuatan +16 μC. Sebuah muatan ketiga berada di sebuah titik sedemikian hingga resultan gaya-gaya yang bekerja pada muatan itu sama dengan nol. Di mana letak titik itu?
4. Sebuah titik A (+45 μC) dan titik B (-80 μC) berada pada jarak 10 cm satu sama lain. Sebuah muatan ketiga berada di C sehingga resultan gaya di C = 0. Tentukan letak C!
5. Kuat medan listrik di sebuah titik P yang berada di tengah-tengah muatan A dan B adalah 10 dyne/stc. Jika muatan A +500 stc dan B -500 stc. Berapa jarak antara kedua muatan?
6. Sebuah titik A bermuatan +50 μC berada pada jarak 4 cm dari B yang bermuatan +81 μC. Berapa N/C besar kuat medan di C yang berada 5 cm dari A dan 9 cm dari B?
7. Dua muatan +64 μC dan -100 μC berada di udara pada jarak 6 cm satu sama lain. Berapa N/C kuat medan di sebuah titik yang berada 8 cm dari muatan positif dan 10 cm dari muatan negatif?
8. Sebuah bola bermuatan listrik mempunyai rapat muatan 8,85.10-7 C/m2. Jika kuat medan di sebuah titik yang berada 1 meter dari permukaan bola itu 3,6.105 N/Cm berapa diameter bola?
9. Dua keping penghantar sejajar bermuatan sama tapi berlawanan jenis memiliki luas 100 cm2 masing-masing. Muatan masing-masing keeping 8,85.10-12. Berapa kuat medan listrik di antara kedua keping?
10. Dua keping diletakkan mendatar keping atas bermuatan positif dan bawah bermuatan negatif. Rapat muatan masing-masing keping 1/(36π).10-5 C/m2. Sebuah tetes minyak bermuatan 1,6.10-15 C melayang antara kedua keping. Tentukan jenis muatan tetes minyak dan massanya!
11. Berapa volt potensial listrik di titik P dan titik Q yang masing-masing berada 20 cm dan 40 cm dari muatan 10 μC?
12. Muatan 20 μC berada pada jarak 2 meter dari muatan -10 μC.
- Berapa potensial listrik di titik A yang berada di tengah-tengah kedua muatan?
- Berapa potensial listrik di titik B yang berada 2 m dari muatan 10 μC dan 1 meter dari muatan 20 μC?
Kamis, 28 Juli 2011
SOAL LATIHAN GELOMBANG
SOAL LATIHAN GELOMBANG
1. Pada gambar di bawah ini : tentukan (a) amplitude gelombang (b) panjang gelombang, (c) frekuensi gelombang, (d) periode gelombang, (e) cepat rambat gelombang!
30 m 2,5 m
0,5 t (s)
2. Sebuah gelombang berjalan memenuhi persamaan y = - 0,04 sin 5p(8t – 4x) dengan x dan y dalam meter, dan t dalam sekon. Tentukan: (a) arah perambatan gelombang, (b) amplitudo gelombang, (c) frekuensi gelombang, (d) panjang gelombang, (e) cepat rambat gelombang!
3. Sebuah gelombang tranversal sinus dengan amplitudo 30 cm dan panjang gelombang 2,5 m berjalan dari kiri ke kanan sepanjang kawat horizontal sepanjang 6 m yang terentang dengan cepat rambat 0,75 m/s. ambil titik pada ujung kiri kawat sebagai titik awal. Pada saat t = 0, titik awal sedang bergerak ke atas. (a) berapa frekuensi gelombang, (b) bagaimana bentuk persamaan gelombang, (c) berapa kecepatan tranversal maksimum setiap partikel dalam kawat, (d) tentukan fase gelombang partikel yang berada 75 cm di kanan titik asal pada saat t = 2 s!
4. Seutas tali dengan panjang 7,5 m diikatkan pada suatu ujung tetap, kemudian ujung tali yang lain digetarkan harmonik naik turun sehingga terbentuk amplitudo 16 cm dan frekuensi 5 Hz. Jika cepat rambat gelombang 12 cm/s, tentukan : (a) amplitudo gelombang yang berdiri pada jarak 100 cm dari ujung tetap, (b) letak simpul keempat dan perut kelima diukur dari titik asal getaran!
5. Seutas tali dengan panjang 2,75 m diikatkan di suatu tiang dengan ujungnya bergerak bebas naik turun, kemudian ujung lainnya digetarkan naik turun sehingga terbentuk gelombang dengan amplitudo 16 cm dan frekuensi 1,5 Hz. Jika cepat rambat gelombang 7,5 cm/s, tentukan: (a) amplitudo gelombang yang berdiri pada jarak 50 cm dari ujung bebas, (b) posisi perut ketiga dan simpul keempat!
Kamis, 24 Maret 2011
TEORI KINETIK GAS
TEORI KINETIK GAS
Model Gas Ideal
Model Gas Ideal
1.Terdiri atas partikel (atom atau molekul) yang jumlahnya besar
2.Partikel-partikel tersebut tersebar merata dalam seluruh ruang
3.Partikel-partikel tersebut bergerak acak ke segala arah
4.Jarak antar partikel jauh lebih besar dari ukuran partikel
5.Tidak ada gaya interaksi antar partikel kecuali bila bertumbukan
6.Semua tumbukan (antar partikel atau dengan dinding) bersifat lenting sempurna dan terjadi dalam waktu yang sangat singkat
7.Hukum Newton tentang gerak berlaku
Seorang ilmuwan Inggris, Robert Boyle (1627-1691) mendapatkan bahwa jika tekanan gas diubah tanpa mengubah suhu, volume yang ditempatinya juga berubah, sehingga perkalian antara tekanan dan volume tetap konstan.
P1 V1 = P2 V2 = C
Persamaan Keadaan Gas Ideal
P.V = n . R . T
n = N/NA
P = Tekanan gas [N.m-2]
V = Volume gas [m3]
n = Jumlah mol gas [mol]
N = Jumlah partikel gas
NA = Bilangan Avogadro = 6,02 x 1023
R = Konstanta umum gas = 8,314 J.mol-1 K-1 atau 0,0821 atm liter/mol.K
T = Temperatur mutlak gas [K]
Jumat, 11 Februari 2011
Empat Jenis Kasih
Ada empat kata Yunani untuk kasih yang penting dimengerti orang Kristen. Kata-kata itu adalah agape, phileo, storge, dan eros. Tiga kata di antaranya muncul di dalam Alkitab. Jika kita hendak mengerti Alkitab dan dunia alkitabiah, penting bagi kita untuk mengerti apakah arti kata-kata ini dan di manakah perbedaannya.
Kata Yunani untuk kasih seksual atau hasrat kasih adalah eros, dan kita memperoleh kata Inggris seperti ”erotic.” Ketika eros dipakai sebagai kata benda, kata itu menunjuk kepada dewa kasih Yunani. Kata Yunani eros tidak muncul dalam teks alkitabiah, jadi kita tidak akan meluangkan waktu dalam artikel ini mengenai itu, tetapi kata ini sudah memiliki dampak terhadap bahasa Inggris dan pandangan kita tentang kasih seksual sehingga itu penting untuk disinggung.
Kata Yunani yang menunjuk kepada kasih terhadap Tuhan, salah satu jenis kasih yang harus kita miliki untuk orang lain, adalah agape. Agape adalah sifat inti Tuhan, karena Tuhan adalah kasih (1 Yoh. 4:7-12, 16b). Kunci utama untuk mengerti agape adalah menyadari bahwa itu dapat dikenal dari tindakan yang mendorongnya. Sebenarnya, kadang kala kita berbicara tentang ”teladan perbuatan” dari kasih agape. Orang-orang pada masa kini terbiasa berpikir tentang kasih sebagai suatu perasaan, tetapi tidak demikian halnya dengan kasih agape. Agape adalah kasih karena apa yang dilakukannya, bukan karena bagaimana perasaannya.
Tuhan sangat “mengasihi” (agape) sehingga Dia memberikan Anak-Nya. Tuhan tidak merasa nyaman untuk melakukan itu, tetapi itu adalah perbuatan yang penuh kasih. Kristus sangat mengasihi (agape) sehingga Dia memberikan hidup-Nya. Dia tidak mau mati, tetapi Dia mengasihi, jadi Dia melakukan apa yang diminta oleh Tuhan. Seorang ibu yang mengasihi bayinya yang sakit akan jaga semalaman untuk merawatnya, yang merupakan sesuatu yang tidak mau dilakukannya, tetapi ini adalah suatu tindakan kasih agape yang sesungguhnya.
Pada dasarnya kasih agape bukan sekadar sebuah gerakan hati yang lahir dari perasaan. Sebaliknya kasih agape adalah gerakan kehendak, pilihan yang sengaja dilakukan. Itulah sebabnya Tuhan dapat memerintahkan kita untuk mengasihi musuh kita (Mat. 5:44; Kel. 23:1-5). Dia tidak memerintahkan kita untuk ”memiliki perasaan yang baik” terhadap musuh kita, tetapi untuk bertindak di dalam cara yang penuh kasih terhadap mereka. Kasih agape berhubungan dengan ketaatan dan komitmen, dan tidak selalu perasaan dan emosi. ”Mengasihi” seseorang adalah mentaati Tuhan demi kebaikan orang lain, mengupayakan berkat dan keuntungan orang lain untuk jangka panjang.
Cara untuk mengetahui bahwa kita mengasihi (agape) Tuhan adalah bahwa kita melakukan perintah-perintah-Nya. Yesus berkata, “Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku...” (Yoh. 14:21a). Ada orang-orang Kristen yang berkata bahwa mereka mengasihi Tuhan, tetapi gaya hidup mereka bertentangan dengan kehendak Tuhan. Orang-orang ini salah mengerti perasaan kasih mereka kepada Tuhan dengan kasih agape yang sesungguhnya. Yesus memperjelas ini: ”Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku ...” (Yoh. 14:24a).
Kasih adalah karakter khusus dari kehidupan Kristen dalam hubungan dengan orang-orang Kristen lain dan kepada semua umat manusia. ”Mengasihi” mungkin tidak selalu mudah, dan kasih yang sesungguhnya bukanlah ”sentimentalisme yang lembut.” Sering kali terdapat harga yang dibayar untuk kasih yang sejati. Misalnya, menghukum penjahat untuk menjaga keamanan masyarakat adalah tindakan mengasihi tetapi hal itu tidak mudah atau menyenangkan, dan meminta seseorang meninggalkan persekutuan Kristen Anda karena dia bertahan di dalam dosa yang keji adalah sikap yang baik tetapi tidak mudah (1 Kor. 5:1-5). Itu tidak berarti kasih agape tidak menyangkut perasaan di dalamnya, dan situasi ideal yang muncul ketika hal yang baik dilakukan juga adalah apa yang ingin kita perbuat. Orang-orang Kristen dikenal karena saling mengasihi (Yoh. 13:35).
Kata ketiga untuk “kasih” yang perlu diteliti adalah phileo, yang berarti “memiliki minat yang spesial kepada seseorang atau sesuatu, sering kali dengan fokus kepada kerja sama yang dekat; memiliki kasih sayang terhadap, seperti memandang seseorang sebagai sahabat.” Mungkin menolong jika phileo tidak pernah diterjemahkan sebagai “kasih” dalam Perjanjian Baru, karena kata ini menunjuk kepada perasaan suka yang kuat atau persahabatan yang kuat. Tentu saja, kita melihat bagaimana phileo diterjemahkan sebagai “kasih,” karena di dalam budaya modern kita berkata kita “mengasihi” hal-hal yang kita sangat gemari: “Saya suka (love) es krim,” “Saya suka (love) mobil saya,” “Saya suka (love) model rambutmu,” dsb. Kata phileo menyiratkan hubungan emosional yang kuat, oleh sebab itu dipakai sebagai “kasih,” atau persahabatan yang dalam, antara sahabat. Anda dapat agape musuh Anda, tetapi Anda tidak dapat phileo mereka.
Perbedaan antara agape dan phileo menjadi sangat jelas dalam Yohanes 21:15 dst, tetapi sayang itu kabur dalam hampir semua terjemahan Inggris. Setelah bangkit dari antara orang mati, Yesus bertemu Petrus. Berikut ini versi singkat tentang apa yang mereka percakapkan.
Yesus: Simon ... apakah engkau mengasihi (agape) Aku lebih dari ini [ikan?]
Petrus: Ya, Tuhan; Engkau tahu saya mengasihi (phileo) Engkau.
Yesus: Simon ... apakah engkau .... mengasihi (agape) Aku?
Petrus: Ya, Tuhan, Engkau tahu saya mengasihi (phileo) Engkau.
Yesus: Simon ... apakah engkau mengasihi (phileo) Aku?
Petrus: [Menangis] ”Tuhan ... Engkau tahu saya mengasihi (phileo) Engkau.”
Mengapa ada perbedaan dalam kata “kasih” dalam percakapan ini? Mengapa Yesus memakai kata agape dan Petrus memakai phileo? Yesus bertanya kepada Petrus apakah dia mengasihi Yesus dengan kasih Tuhan, kasih yang menuntut pengorbanan. Bagaimana pun juga, Yesus baru saja melewati siksaan yang menakutkan demi Petrus (dan kita), sesuatu yang tidak mau dilakukan-Nya tetapi tetap diperbuat-Nya karena kasih agape-Nya. Sebaliknya, Petrus menghindari siksaan yang mungkin diterima melalui menyangkali Yesus.
Dua kali Yesus bertanya kepada Petrus, “Apakah engkau agape Aku? [Yaitu, apakah engkau bersedia melakukan hal-hal demi Aku yang tidak mau engkau perbuat?] Sebaliknya, Petrus, tetap merasa kepedihan karena menyangkali Yesus, dan berharap persahabatan mereka kembali utuh. Apakah Yesus menyimpan penyangkalan Petrus terhadap Diri-Nya? Apakah Dia tetap memperlakukan Petrus sebagai sahabat karib dan teman? Petrus tidak yakin di manakah posisinya di hadapan Yesus, jadi dia berusaha memberitahukan Yesus bahwa dia masih sahabat sejati, dan memiliki kasih persahabatan terhadap Yesus.
Setelah tiga kali Yesus berbicara kepada Petrus, Dia turun kepada tingkat Petrus dan bertanya apakah Petrus benar seorang sahabat sejati (phileo), yang menyedihkan hati Petrus. Akan tetapi, ini penting, karena Yesus tahu apa yang tidak diketahui Petrus – bahwa Yesus akan naik ke surga, dan Petrus dan yang lain akan ditinggalkan untuk meneruskan pekerjaan-Nya di bumi, yang akan menuntut bahwa mereka sekalian menjadi sahabat karib-Nya dan melakukan kehendak-Nya meskipun menghadapi penderitaan.
Kata Yunani keempat yang perlu dimengerti adalah storge, yaitu kasih dan sayang yang muncul secara alamiah antara orang tua dan anak-anak, dapat muncul di antara saudara kandung, dan muncul di antara suami dan istri dalam pernikahan yang baik. Kata itu muncul dalam Roma 12:10 dengan kata, philostorgos, yang merupakan gabungan kata philos (bentuk kata benda dari phileo) dan storge. Roma 12:10 adalah ayat yang sangat penting, mengarahkan kita untuk sangat mengasihi dan saling berbuat baik.
Roma 12:10
Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat.
(Sehubungan dengan kasih persaudaraan, biarlah ada persahabatan yang dalam dan kasih keluarga terhadap satu dengan yang lain – terjemahan bebas)
Jika seseorang ingin memiliki kehidupan Kristen yang sangat baik, taat kepada suara Tuhan dan memiliki persekutuan yang kuat dengan orang Kristen lain, dia perlu melatih ketiga jenis kasih ini. Kita membutuhkan kasih agape karena beberapa hal yang dituntut dari Tuhan tidaklah menyenangkan atau mudah dilakukan, tetapi harus diperbuat. Kita memerlukan kasih phileo karena kita membutuhkan sahabat sejati untuk berdiri bersama kita, orang yang berhubungan dengan kita secara emosi dan kita dapat berbagi perasaan serta pikiran kita yang terdalam bersamanya. Yang terakhir, kita sebagai orang Kristen perlu memiliki kasih storge di antara kita, sebuah kasih sayang persaudaraan yang menghibur dan menolong kita merasa terikat dengan semua keluarga rohani kita.
Langganan:
Komentar (Atom)