Jumat, 11 Februari 2011

Empat Jenis Kasih

Ada empat kata Yunani untuk kasih yang penting dimengerti orang Kristen. Kata-kata itu adalah agape, phileo, storge, dan eros. Tiga kata di antaranya muncul di dalam Alkitab. Jika kita hendak mengerti Alkitab dan dunia alkitabiah, penting bagi kita untuk mengerti apakah arti kata-kata ini dan di manakah perbedaannya.
Kata Yunani untuk kasih seksual atau hasrat kasih adalah eros, dan kita memperoleh kata Inggris seperti ”erotic.” Ketika eros dipakai sebagai kata benda, kata itu menunjuk kepada dewa kasih Yunani. Kata Yunani eros tidak muncul dalam teks alkitabiah, jadi kita tidak akan meluangkan waktu dalam artikel ini mengenai itu, tetapi kata ini sudah memiliki dampak terhadap bahasa Inggris dan pandangan kita tentang kasih seksual sehingga itu penting untuk disinggung.
Kata Yunani yang menunjuk kepada kasih terhadap Tuhan, salah satu jenis kasih yang harus kita miliki untuk orang lain, adalah agape. Agape adalah sifat inti Tuhan, karena Tuhan adalah kasih (1 Yoh. 4:7-12, 16b). Kunci utama untuk mengerti agape adalah menyadari bahwa itu dapat dikenal dari tindakan yang mendorongnya. Sebenarnya, kadang kala kita berbicara tentang ”teladan perbuatan” dari kasih agape. Orang-orang pada masa kini terbiasa berpikir tentang kasih sebagai suatu perasaan, tetapi tidak demikian halnya dengan kasih agape. Agape adalah kasih karena apa yang dilakukannya, bukan karena bagaimana perasaannya.
Tuhan sangat “mengasihi” (agape) sehingga Dia memberikan Anak-Nya. Tuhan tidak merasa nyaman untuk melakukan itu, tetapi itu adalah perbuatan yang penuh kasih. Kristus sangat mengasihi (agape) sehingga Dia memberikan hidup-Nya. Dia tidak mau mati, tetapi Dia mengasihi, jadi Dia melakukan apa yang diminta oleh Tuhan. Seorang ibu yang mengasihi bayinya yang sakit akan jaga semalaman untuk merawatnya, yang merupakan sesuatu yang tidak mau dilakukannya, tetapi ini adalah suatu tindakan kasih agape yang sesungguhnya.
Pada dasarnya kasih agape bukan sekadar sebuah gerakan hati yang lahir dari perasaan. Sebaliknya kasih agape adalah gerakan kehendak, pilihan yang sengaja dilakukan. Itulah sebabnya Tuhan dapat memerintahkan kita untuk mengasihi musuh kita (Mat. 5:44; Kel. 23:1-5). Dia tidak memerintahkan kita untuk ”memiliki perasaan yang baik” terhadap musuh kita, tetapi untuk bertindak di dalam cara yang penuh kasih terhadap mereka. Kasih agape berhubungan dengan ketaatan dan komitmen, dan tidak selalu perasaan dan emosi. ”Mengasihi” seseorang adalah mentaati Tuhan demi kebaikan orang lain, mengupayakan berkat dan keuntungan orang lain untuk jangka panjang.
Cara untuk mengetahui bahwa kita mengasihi (agape) Tuhan adalah bahwa kita melakukan perintah-perintah-Nya. Yesus berkata, “Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku...” (Yoh. 14:21a). Ada orang-orang Kristen yang berkata bahwa mereka mengasihi Tuhan, tetapi gaya hidup mereka bertentangan dengan kehendak Tuhan. Orang-orang ini salah mengerti perasaan kasih mereka kepada Tuhan dengan kasih agape yang sesungguhnya. Yesus memperjelas ini: ”Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku ...” (Yoh. 14:24a).
Kasih adalah karakter khusus dari kehidupan Kristen dalam hubungan dengan orang-orang Kristen lain dan kepada semua umat manusia. ”Mengasihi” mungkin tidak selalu mudah, dan kasih yang sesungguhnya bukanlah ”sentimentalisme yang lembut.” Sering kali terdapat harga yang dibayar untuk kasih yang sejati. Misalnya, menghukum penjahat untuk menjaga keamanan masyarakat adalah tindakan mengasihi tetapi hal itu tidak mudah atau menyenangkan, dan meminta seseorang meninggalkan persekutuan Kristen Anda karena dia bertahan di dalam dosa yang keji adalah sikap yang baik tetapi tidak mudah (1 Kor. 5:1-5). Itu tidak berarti kasih agape tidak menyangkut perasaan di dalamnya, dan situasi ideal yang muncul ketika hal yang baik dilakukan juga adalah apa yang ingin kita perbuat. Orang-orang Kristen dikenal karena saling mengasihi (Yoh. 13:35).
Kata ketiga untuk “kasih” yang perlu diteliti adalah phileo, yang berarti “memiliki minat yang spesial kepada seseorang atau sesuatu, sering kali dengan fokus kepada kerja sama yang dekat; memiliki kasih sayang terhadap, seperti memandang seseorang sebagai sahabat.” Mungkin menolong jika phileo tidak pernah diterjemahkan sebagai “kasih” dalam Perjanjian Baru, karena kata ini menunjuk kepada perasaan suka yang kuat atau persahabatan yang kuat. Tentu saja, kita melihat bagaimana phileo diterjemahkan sebagai “kasih,” karena di dalam budaya modern kita berkata kita “mengasihi” hal-hal yang kita sangat gemari: “Saya suka (love) es krim,” “Saya suka (love) mobil saya,” “Saya suka (love) model rambutmu,” dsb. Kata phileo menyiratkan hubungan emosional yang kuat, oleh sebab itu dipakai sebagai “kasih,” atau persahabatan yang dalam, antara sahabat. Anda dapat agape musuh Anda, tetapi Anda tidak dapat phileo mereka.
Perbedaan antara agape dan phileo menjadi sangat jelas dalam Yohanes 21:15 dst, tetapi sayang itu kabur dalam hampir semua terjemahan Inggris. Setelah bangkit dari antara orang mati, Yesus bertemu Petrus. Berikut ini versi singkat tentang apa yang mereka percakapkan.
Yesus: Simon ... apakah engkau mengasihi (agape) Aku lebih dari ini [ikan?]
Petrus: Ya, Tuhan; Engkau tahu saya mengasihi (phileo) Engkau.
Yesus: Simon ... apakah engkau .... mengasihi (agape) Aku?
Petrus: Ya, Tuhan, Engkau tahu saya mengasihi (phileo) Engkau.
Yesus: Simon ... apakah engkau mengasihi (phileo) Aku?
Petrus: [Menangis] ”Tuhan ... Engkau tahu saya mengasihi (phileo) Engkau.”
Mengapa ada perbedaan dalam kata “kasih” dalam percakapan ini? Mengapa Yesus memakai kata agape dan Petrus memakai phileo? Yesus bertanya kepada Petrus apakah dia mengasihi Yesus dengan kasih Tuhan, kasih yang menuntut pengorbanan. Bagaimana pun juga, Yesus baru saja melewati siksaan yang menakutkan demi Petrus (dan kita), sesuatu yang tidak mau dilakukan-Nya tetapi tetap diperbuat-Nya karena kasih agape-Nya. Sebaliknya, Petrus menghindari siksaan yang mungkin diterima melalui menyangkali Yesus.
Dua kali Yesus bertanya kepada Petrus, “Apakah engkau agape Aku? [Yaitu, apakah engkau bersedia melakukan hal-hal demi Aku yang tidak mau engkau perbuat?] Sebaliknya, Petrus, tetap merasa kepedihan karena menyangkali Yesus, dan berharap persahabatan mereka kembali utuh. Apakah Yesus menyimpan penyangkalan Petrus terhadap Diri-Nya? Apakah Dia tetap memperlakukan Petrus sebagai sahabat karib dan teman? Petrus tidak yakin di manakah posisinya di hadapan Yesus, jadi dia berusaha memberitahukan Yesus bahwa dia masih sahabat sejati, dan memiliki kasih persahabatan terhadap Yesus.
Setelah tiga kali Yesus berbicara kepada Petrus, Dia turun kepada tingkat Petrus dan bertanya apakah Petrus benar seorang sahabat sejati (phileo), yang menyedihkan hati Petrus. Akan tetapi, ini penting, karena Yesus tahu apa yang tidak diketahui Petrus – bahwa Yesus akan naik ke surga, dan Petrus dan yang lain akan ditinggalkan untuk meneruskan pekerjaan-Nya di bumi, yang akan menuntut bahwa mereka sekalian menjadi sahabat karib-Nya dan melakukan kehendak-Nya meskipun menghadapi penderitaan.
Kata Yunani keempat yang perlu dimengerti adalah storge, yaitu kasih dan sayang yang muncul secara alamiah antara orang tua dan anak-anak, dapat muncul di antara saudara kandung, dan muncul di antara suami dan istri dalam pernikahan yang baik. Kata itu muncul dalam Roma 12:10 dengan kata, philostorgos, yang merupakan gabungan kata philos (bentuk kata benda dari phileo) dan storge. Roma 12:10 adalah ayat yang sangat penting, mengarahkan kita untuk sangat mengasihi dan saling berbuat baik.
Roma 12:10
Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat.
(Sehubungan dengan kasih persaudaraan, biarlah ada persahabatan yang dalam dan kasih keluarga terhadap satu dengan yang lain – terjemahan bebas)
Jika seseorang ingin memiliki kehidupan Kristen yang sangat baik, taat kepada suara Tuhan dan memiliki persekutuan yang kuat dengan orang Kristen lain, dia perlu melatih ketiga jenis kasih ini. Kita membutuhkan kasih agape karena beberapa hal yang dituntut dari Tuhan tidaklah menyenangkan atau mudah dilakukan, tetapi harus diperbuat. Kita memerlukan kasih phileo karena kita membutuhkan sahabat sejati untuk berdiri bersama kita, orang yang berhubungan dengan kita secara emosi dan kita dapat berbagi perasaan serta pikiran kita yang terdalam bersamanya. Yang terakhir, kita sebagai orang Kristen perlu memiliki kasih storge di antara kita, sebuah kasih sayang persaudaraan yang menghibur dan menolong kita merasa terikat dengan semua keluarga rohani kita.

Senin, 07 Februari 2011

KISI-KISI SOAL UAN FISIKA SMA TAHUN 2010/2011

25. FISIKA SMA/MA (PROGRAM IPA)

NO.
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN
INDIKATOR
JML SOAL
RANAH KOGNITIF
PREDIKSI ITEM SOAL
C2
C3/C4
1.





Memahami prinsip-prinsip pengukuran dan melakukan pengukuran besaran fisika secara langsung dan tidak langsung secara cermat, teliti dan obyektif.
3
Membaca pengukuran salah satu besaran dengan menggunakan alat ukur tertentu.
1
-
1
-          Hasil pengukuran dengan jangka sorong
-          Hasil pengukuran dengan mikrometer sekrup
Menentukan besaran skalar dan vektor serta menjumlah /mengurangkan  besaran-besaran vektor dengan berbagai cara.
2
1
1
-          Klasifikasi besaran skalar dan vektor (C2)
-          Menentukan resultan vektor dengan cara poligon, segitiga (skala grafik), analitik.
-          Perpindahan vektor dg  i, j
2.
Memahami gejala alam dan keberaturannya dalam cakupan mekanika benda titik, benda tegar, kekekalan energi, elastisitas, impuls, dan momentum.
10
Menentukan besaran-besaran fisis gerak lurus, gerak melingkar beraturan, atau gerak parabola.
1
-
1
-          Grafik (v-t) GLB dan GLBB
-          Menghitung besaran kecepatan linier, kec. Sudut atau percepatan sentrp.
-          Menentukan posisi/kecepatan benda yang bergerak parabola pada satu saat tertentu

Menentukan berbagai besaran dalam hukum Newton dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
2

2
-          Dua benda dihubungkan dengan tali, menggunakan katrol atau tanpa katrol (Hk. II Newton).
-          Bidang miring dalam kaitannya dengan gesekan.
Menentukan hubungan besaran-besaran fisis yang terkait dengan gaya gravitasi. 1
1

1
-          Perbandingan gaya/percepatan gravitasi benda/2benda  akibat perubahan jarak atau massa dan jarak
-          Gravitasi antar planet

Menentukan letak titik berat dari berbagai benda homogen.1
1

1
-          Menentukan titik berat benda  2 dimensi  (huruf  L, segitiga, empat persegi panjang, lingkaran atau gabungan dari 2 bentuk geometris)
-          Gabungan 2 benda yang salah satunya setengah lingkaran
Menganalisis hubungan besaran-besaran yang terkait dengan gerak rotasi.1
1
1

-          Menyatakan hubungan antara v,  w, f, T, dan  R
-          Resultan momen gaya pada batang , katrol

Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan usaha dan perubahan energi.1
1

1
-          W = F.s (gaya tarik bentuk sudut dengan bidang horizontal)
-          W = ΔEk atau W = - ΔEp
Menjelaskan sifat elastisitas benda atau penerapan konsep elastisitas dalam kehidupan sehari-hari.1
1
1

-          Tabel/grafik hukum Hook untuk menentukan k
-          Rangkaian pegas untuk mencari susunan k, atau mencari pertambahan panjang
Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan hukum kekekalan energi mekanik.1
1

1
-          Hk. Kekekalan energi pada benda yang jatuh bebas, atau pada bidang miring.

Menentukan besaran-besaran fisis yang terkait dengan impuls, momentum, atau hukum kekekalan momentum.
1

1
-          Tumbukan lenting sempurna, atau tidak lenting sama sekali
-          I = ΔP, untuk menghitung F atau t
3.
Memahami prinsip dan konsep konservasi kalor sifat gas ideal, fluida dan perubahannya yang menyangkut hukum termodinamika serta penerapannya dalam mesin kalor.

6
Menjelaskan proses perpindahan kalor atau penerapan azas Black dalam kehidupan sehari-hari.
1
1

-          Konduksi sambungan dua logam
-          Campuran 2 zat (bisa air dengan air, atau air dengan logam). Yang dihitung m, c atau t-akhir
Mendeskripsikan azas Bernoulli dalam fluida dan penerapannya.
2
1
1
-          Gaya angkat pada sayap pesawat.
-          Contoh aplikasi (alatnya)

Menentukan variabel-variabel pada persamaan umum gas ideal.1
1

1
-          Menentukan variabel termodinamika, jika salah satu variabel di ubah (PV = nRT) dalam hukum Boyle-Gaylussac.
Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi energi kinetik gas.1
1
1

-          Perbandingan besaran pada persamaan Ek =3/2 kT
Menentukan berbagai besaran fisis dalam proses termodinamika pada mesin kalor.1
1

1
-          Menghitung W dari grafik P-V
-          Mesin Carnot (η, Q1, Q2, T)
4.
Menerapkan konsep dan prinsip optik dan gelombang dalam berbagai penyelesaian masalah dan produk teknologi.

6
Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan pengamatan menggunakan mikroskop atau teropong.1
1

1
-          Grafik atau Narasi tentang mikroskup atau teropong untuk menentukan perbesaran, panjang teropong bintang/mikroskup, jarak benda dan jarak bayangan dengn atau tanpa akomodasi.


Menjelaskan berbagai jenis gelombang elektromagnet serta manfaatnya atau bahayanya dalam kehidupan sehari-hari.
1
1

-          Urutan spektrum gelombang elektromagnetik berdasarkan f, E atau λ
-          Aplikasi dalam kehidupan sehari-hari.

Menentukan besaran-besaran tertentu dari gelombang berjalan.1
1

1
-          Menentukan persamaan gelombang , soal bisa berupa narasi atau grafik.
-          Dari persamaan gelombang menghitung salah satu besaran gelombang
Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan peristiwa interferensi atau difraksi cahaya. 1
1

1
-          Soal tentang celah ganda (Young), kisi difraksi
Membandingkan intensitas atau taraf intensitas dari beberapa sumber bunyi yang identik.1
1

1
-          Menghitung TI dari banyak sumber bunyi
-          Perbandingan jarak dan intensitas
-          Menentukan intensitas dari TI beberapa sumber bunyi
Menentukan besaran-besaran tertentu yang menimbulkan efek Doppler atau menentukan perubahan akibat efek Doppler tersebut.1
1

1
-          Menentukan frekuensi dan kecepatan sumber bunyi atau pendengar pada efek Doppler.
5.
Menerapkan konsep dan prinsip kelistrikan dan kemagnetan dalam berbagai masalah dan produk teknologi.

8
Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan hukum Coulomb atau medan listrik.1
1

1
-          Menghitung resultan F dari 3 muatan yang segaris pada salah satu muatan,tanpa pergeseran atau setelah terjadi pergeseran salah satu muatan.
-          Resultan kuat medan (E) diantara dua muatan yang segaris.
Menentukan hasil pengukuran kuat arus dan atau tegangan listrik.1
1

1
-          Rangkain listrik yang dilengkapi alat ukur V dan A, menghitung R
Menggunakan hukum Ohm dan hukum Kirchoff untuk menentukan berbagai besaran listrik dalam rangkaian tertutup.
2

2
-          Rangkaian resistor majemuk, mengitung I, atau R pada salah satu cabang
-          Rangkain satu loop dengan elemen dan resistor yang lebih dari 2, arah elemen yang bervariasi untuk menhitung V atau I

Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan medan magnet induksi di sekitar kawat berarus.1
1

1
-          Induksi magnetik (B) pada kawat lurus atau melingkar, atau gabungan keduanya. Soal berupa narasi atau gambar
-          Perbandingan induksi magnetik pada kawat lurus atau melingkar jika jarak/jari-jarinya diubah.
Menjelaskan timbulnya gaya magnet (gaya Lorentz) atau menentukan besaran-besaran yang mempengaruhinya.1
1
1

-          Gaya Lorentz antara 2 kawat lurus.
-          Menentukan arah gaya Lorentz pada kawat berarus yang berada didalam medan magnet.
-          Gaya Lorentz pada muatan yang bergerak tegak lurus B.
Menjelaskan kaitan besaran-besaran fisis pada peristiwa induksi Faraday.1
1
1

-          Menentukan arah arus induksi pada batang yang bergerak memotong B.
-          Arah arus induksi pada Galvanometer dari kumparan yang didekatkan/dijauhkan magnet batang.

Menentukan besaran-besaran fisis pada rangkaian arus listrik bolak-balik yang mengandung resistor, induktor, dan kapasitor.1
1

1
-          Rangkaian RLC pada rangkaian AC, dihitung  X­­L, XC, Z atau I , V­R­­, VC, dan VL
-          Grafik sinusoida/fasor V-I
-           
6.
Memahami konsep dan prinsip relativitas, teori atom, dan radioaktivitas serta penerapannya.

7
Membedakan teori-teori atom.1
1
1

-          Menentukan pernyataan teori atom, Dalton, Thompson, Rutherford dan Niels Bohr

Menganalisis teori relativitas dan besaran-besaran yang terkait.2
2
1
1
-          Penjumlahan kecepatan relativistik (transformasi Lorentz).
-          Dilatasi waktu, kontraksi panjang, massa relativistik, momentum relativistik dan kesetaraan energi.
Menjelaskan teori kuantum Planck dan kaitannya dengan radiasi benda hitam.2
2
1
1
-          Pergeseran Wien, hukum stefan-Boltzmann
-          Efek fotolistrik grafik (Ek-f), menghitung Ek max, fo
-          Energi foton En = n.h.f
Menentukan besaran-besaran fisis pada reaksi inti atom.1
1

1
-          Melengkapi koefesien/jenis partikel persamaan reaksi inti
-          Menghitung energi yang dibebaskan pada reaksi Inti.
Menentukan jenis-jenis zat radioaktif atau mengidentifikasi manfaat radioisotop dalam kehidupan.1
1
1

-          Menghitung waktu paruh partikel/sisa dari grafik atau narasi tentang zat radioaktif
-          Pemanfaatan radioisotop pada bidang kedokteran, pertanian dsb.


Jumlah

40
13
27